Pesona Terpendam Pabrik Gula Bagong Surabaya
Sajiku.biz.id Dengan nama Allah semoga kita diberi petunjuk. Dalam Waktu Ini aku ingin berbagi informasi menarik mengenai Wisata Sejarah, Kuliner, Budaya, Pendidikan, Arsitektur. Konten Yang Mendalami Wisata Sejarah, Kuliner, Budaya, Pendidikan, Arsitektur Pesona Terpendam Pabrik Gula Bagong Surabaya Tetap fokus dan simak hingga kalimat terakhir.
- 1.1. 1935
Table of Contents
Pabrik gula yang dikenal dengan nama Pabrik Gula Bagong memiliki sejarah yang cukup menarik. Didirikan oleh Notto Di Poero, pabrik ini mendapatkan konsesi pada tanggal 27 Februari 1983 di atas tanah negara yang sebelumnya dijual oleh Thomas Standford Raffles. Hal ini diungkapkan oleh Kuncarsono Prasetyo, seorang pegiat sejarah dari Begandring Soerabaia, kepada detikJatim.
Pabrik gula Bagong merupakan satu-satunya pabrik gula yang dimiliki sepenuhnya oleh orang Indonesia pada masanya. Namun, sayangnya saat ini kondisi pabrik tersebut sangat memprihatinkan dan terbengkalai. Setelah bertahun-tahun ditinggalkan, bangunan bersejarah ini kini hanya menyisakan kenangan masa lalu yang tak lagi terjaga.
Posisi geografis pabrik gula Bagong juga memiliki makna historis yang dalam. Dulunya, pabrik ini terletak dekat dengan perkebunan tebu yang luas, yang diketahui berada di daerah Darmo dan Gubeng, Kecamatan Kertajaya. Keberadaan pabrik gula ini memacu berdirinya pabrik-pabrik gula lain di sekitar Surabaya, yang menunjukkan betapa pentingnya industri gula bagi perekonomian daerah tersebut.
Pada tahun 1935, pemerintah kolonial Belanda mengeluarkan kebijakan tanam paksa untuk memenuhi kebutuhan industri gula yang meningkat. Dalam kebijakan ini, tanaman tebu menjadi salah satu komoditas utama yang diperintahkan untuk ditanam secara luas. Aturan ini menyebabkan banyak petani di wilayah sekitar, seperti Ngagel dan Gubeng, terpaksa menanam tebu untuk mendukung keberlangsungan industri gula.
Proses produksi gula yang terjadi di pabrik gula Bagong sangat bergantung pada pasokan tebu dari wilayah sekitarnya. Dengan banyaknya lahan pertanian yang dikhususkan untuk menanam tebu, pabrik ini seharusnya dapat memproduksi gula dalam jumlah yang cukup besar. Namun, seiring berjalannya waktu dan perubahan kebijakan pemerintah, industri ini mengalami berbagai tantangan yang akhirnya berdampak pada keberlangsungan pabrik.
Dari catatan sejarah, dapat terlihat bagaimana industri gula di Surabaya mengalami pasang surut. Meski saat ini Pabrik Gula Bagong tidak lagi beroperasi, jejak sejarahnya tetap menjadi bagian penting dari perkembangan industri gula di Indonesia. Terutama, pabrik ini menandai awal kebangkitan industri yang dikelola oleh anak bangsa.
Banyak pegiat sejarah dan masyarakat setempat berharap agar pemerintah dan pihak terkait dapat melakukan upaya untuk melestarikan situs bersejarah ini. Dengan perawatan dan perhatian yang tepat, Pabrik Gula Bagong tidak hanya bisa menjadi saksi bisu sejarah industri gula tetapi juga bisa menjadi tempat wisata edukasi yang menarik bagi generasi muda.
Untuk itu, penting bagi kita semua untuk mengenali dan menjaga warisan sejarah seperti Pabrik Gula Bagong. Dengan menghargai nilai-nilai yang telah ditinggalkan oleh pendahulu, kita dapat secara tidak langsung menghargai perjalanan panjang bangsa ini dalam menghadapi berbagai tantangan menuju kemajuan.
Itulah pembahasan komprehensif tentang pesona terpendam pabrik gula bagong surabaya dalam wisata sejarah, kuliner, budaya, pendidikan, arsitektur yang saya sajikan Jangan ragu untuk mencari tahu lebih lanjut tentang topik ini kembangkan jaringan positif dan utamakan kesehatan komunitas. Ayo sebar informasi baik ini kepada semua. lihat artikel lain di bawah ini.
✦ Tanya AI